LIVEBTC $78,522.00 ▼ 1.70%ETH $2,250.87 ▼ 2.59%SOL $98.13 ▼ 1.83%BNB $714.83 ▼ 4.96%DOGE $0.0763 ▼ 2.07%
Jejak Dompet

Wash Trading Raydium $1,4 Miliar: Satu Wallet, Modal $12 Ribu, Kuasai 23% Volume

Thumbnail Wash Trading Raydium $1,4 Miliar: Satu Wallet, Modal $12 Ribu, Kuasai 23% Volume

Ringkasan

  • Satu wallet Solana diduga menghasilkan volume trading $1,4 miliar di pool likuiditas terkonsentrasi Raydium (CLMM) dalam 30 hari (21 September – 20 Oktober 2026), atau 22,7% dari seluruh volume CLMM Raydium yang tercatat sebesar $6,17 miliar.
  • Modal operasionalnya hanya sekitar $12.000 USDC plus 1,3 SOL: wallet itu membeli token palsu lalu menjualnya kembali ke pool yang sama 22 detik kemudian, berulang-ulang di 438 pool.
  • Pool-pool itu berisi token tiruan bernama mirip koin asli (XMR, XRP, LSK, TRC20-USDT). DEXScreener menampilkan sepuluh di antaranya dengan total “likuiditas” $5,93 miliar, padahal USDC yang benar-benar ada di dalamnya cuma $10.238.
  • Temuan ini berasal dari investigasi firma analitik blockchain Bitquery yang dipublikasikan 21 Oktober 2026 dan diliput sejumlah media crypto independen. Operator di balik wallet belum teridentifikasi.

Angka utamanya

Investigasi Bitquery yang berjudul “Raydium CLMM Wash Bot: 438 Fake Majors, $1.4B a Month” menelusuri satu wallet dengan alamat 8RvqEo9pqTmzhPbaEcnENY9WXJdRqHFWQVFqKA7QCCs5. Tabel berikut merangkum profil operasinya selama 30 hari, per 21 Oktober 2026:

Metrik Angka Sumber
Total swap 108.871 Bitquery
Volume tercatat $1,41 miliar Bitquery
Pangsa volume CLMM Raydium 22,7% (dari $6,17 miliar) Bitquery
Pool yang dipakai 438, semuanya Raydium CLMM berpasangan USDC Bitquery
Putaran penuh (round trip) selesai 22.685 Bitquery
Modal kerja Sekitar $12.000 USDC + 1,3 SOL Bitquery
Waktu rata-rata satu putaran 22 detik Bitquery

Bitquery menilai setiap swap dari sisi USDC-nya, jadi harga token palsu yang dibesar-besarkan tidak bisa menggelembungkan angka. Pada 26 September, wallet ini sempat mencakup 46% dari seluruh volume harian Raydium CLMM; pada hari paling sepi, 14 Oktober, pangsanya 11%. Grafik harian di bawah menunjukkan kontribusinya (merah) terhadap total volume (abu-abu):

Grafik volume harian Raydium CLMM 21 September sampai 20 Oktober 2026, dengan bagian merah dari wallet yang diduga wash trading
Grafik: Bitquery (dikonversi dari versi asli SVG). Data: Bitquery, Solana DEX trades, 21 September – 20 Oktober 2026.

Modus 22 detiknya

Polanya selalu sama. Contoh satu putaran di pool LSK palsu pada 20 Oktober 2026 pukul 23:39 UTC: wallet menjual 11.102 USDC ke pool dan menerima 19.155,59 token LSK palsu. Dua puluh dua detik kemudian, LSK itu dijual kembali ke pool yang sama dan wallet menerima 11.100,87 USDC. Kerugian bersihnya $1,13 plus dua biaya jaringan 0,00002 SOL, tapi tercatat volume $22.200.

Diagram satu putaran wash trading: USDC masuk ke pool token palsu lalu kembali 22 detik kemudian
Diagram: Bitquery (dikonversi dari versi asli SVG). Data: Bitquery, 20 Oktober 2026.

Pool-pool itu adalah pool Raydium CLMM (desain seperti Uniswap v3), di mana posisi likuiditas wallet itu sendiri menyerap swap-nya sendiri sehingga harga nyaris tidak bergerak. Setiap hari, wallet ini melakukan sekitar 3.000 swap dan memutar kira-kira $35 juta USDC keluar-masuk, dengan biaya jaringan hanya sekitar $2 per hari. Dalam 24 jam sebelum laporan dipublikasikan, wallet ini menempati peringkat 7 trader DEX terbesar di Solana dari sisi volume, enam peringkat di bawah bot market-making Wintermute.

Pabrik token palsunya

Token-token itu dibuat agar mudah ditemukan. Dari 400 token yang diperiksa Bitquery dalam satu rentang 12 jam, ticker yang paling umum adalah XMR, LTC, XLM, XRP, HBAR, dan TAO, lalu varian “stablecoin” bernama jaringan deposit seperti TRC20-USDT dan ERC20-USDT, plus nama hype seperti PUMP, TRUMP, dan HYPE.

Tapi harganya asal tempel. Dari 175 token palsu yang tickernya cocok dengan pasar di Binance, kurang dari satu dari delapan yang harganya dalam 5% dari harga aslinya. Token XMR palsu diperdagangkan di $547 padahal XMR asli di Binance sekitar $119. Lisk bahkan tidak punya token resmi di Solana, tapi pool “LSK”-nya di DEXScreener menampilkan likuiditas dan kapitalisasi pasar lebih dari setengah miliar dolar, dengan harga pool yang dekat dengan harga LSK asli.

Perbandingan likuiditas yang ditampilkan DEXScreener versus USDC yang benar-benar ada di sepuluh pool token palsu
Grafik: Bitquery (dikonversi dari versi asli SVG). Data: API DEXScreener dan Bitquery pool reserves, 21 Oktober 2026.

Caranya: layar harga menilai kedua sisi pool dengan harga pool itu sendiri. Satu miliar token palsu yang dipatok di harga tertentu otomatis tampil sebagai ratusan juta dolar “likuiditas”, meski tak ada yang mau membelinya. Bitquery menghitung, sepuluh pool menampilkan $5,93 miliar likuiditas di DEXScreener sementara USDC yang benar-benar ada di dalamnya cuma $10.238. Pool XMR palsu sendiri tampil $1,64 miliar padahal isinya $10.057.

Di baliknya ada pabrik yang terorganisir: satu wallet pabrik mencetak hampir seratus token sejak akhir September 2026, 31 wallet berbeda mengendalikan nama dan logo token, dan satu “wallet gas” mengirim 0,5 SOL berkali-kali ke wallet trading dan wallet penamaan. Menurut Bitquery, investigasi ini bisa dipicu dari pola yang sederhana: pool dengan cadangan di bawah $1.000 tapi volume per jam ribuan dolar.

Sudah berjalan berbulan-bulan

Operasi ini bukan kemarin sore. Pool-pool tertua (LSK, ADA, XLM, ETH palsu) dibuat sejak 22 Maret 2026. Wallet bot pertama menerima SOL pada Juni, lalu menyerahkan sisa SOL ke wallet utama pada 27 Juli dan berhenti. “Tubuh” kedua, dengan lebih dari 320.000 transfer, mengirim SOL terakhirnya ke wallet utama pada 13 Agustus; dua puluh menit kemudian wallet baru itu sudah melakukan round trip. Sejak akhir Agustus, swap-nya lewat program router privat milik klaster itu sendiri.

Linimasa pembangunan operasi wash trading dari pembuatan pool sampai router privat
Linimasa: Bitquery (dikonversi dari versi asli SVG). Sumber data: DEXScreener pair records, Solana transfers, dan token mints.

Yang belum terverifikasi

  • Siapa operatornya. Bitquery mengelompokkan wallet-wallet ini sebagai satu klaster berdasarkan pool bersama, pendanaan gas, dan pola transfer, tapi menegaskan tidak mengetahui siapa yang menjalankannya.
  • Motifnya. Bitquery menulis, “volumenya bukan untuk meraih untung dari trading, tapi untuk dilihat.” Pola yang diamati tidak membuktikan adanya tindak pidana secara independen.
  • Korban langsung. Tidak ada bukti penjualan ke pembeli luar: Bitquery tidak menemukan penjualan oleh wallet klaster ke pihak luar, dan dalam sepekan terakhir hanya empat wallet di luar klaster yang trading di pool-pool itu, total sekitar $27. Jadi ini bukan rug pull yang merugikan holder, melainkan pemalsuan metrik pasar.
  • Peran Raydium. Laporan tidak menetapkan keterlibatan Raydium; ini aktivitas satu klaster wallet di atas pool yang terbuka untuk umum.

Kenapa ini penting buat trader Indonesia

Volume dan likuiditas yang ditampilkan di agregator adalah bahan bakar keputusan banyak trader memecoin. Kalau satu wallet dengan modal $12.000 bisa mencetak $1,4 miliar volume dan membuat sepuluh pool tampil punya likuiditas $5,9 miliar, maka angka “volume 24 jam” dan “likuiditas” di layar bukan jaminan ada pembeli sungguhan.

Tiga kebiasaan yang bisa melindungi kamu:

  1. Bandingkan angka tampilan dengan isi pool. Cek USDC (atau SOL) yang benar-benar ada di pool, bukan angka likuiditas yang dihitung dari harga pool itu sendiri.
  2. Waspadai token “versi Solana” dari koin yang tidak punya versi Solana. XMR, LTC, LSK, HBAR, TAO tidak punya token resmi di Solana. Token dengan nama itu hampir pasti tiruan.
  3. Volume tanpa holder baru itu bendera merah. Puluhan ribu swap tapi pembelinya cuma segelintir wallet yang sama, seperti kasus ini, adalah pola wash trading klasik.

Sebelum beli token apa pun, cek dulu kontraknya

Pakai Cek Token Otomatis untuk memindai kontrak token Solana dalam hitungan detik: skor risiko, status mint authority, dan distribusi holder.

Pelajari cara membaca data on-chain seperti ini di Akademi memecoin.id, gratis.

Referensi Artikel

Angka dalam artikel ini berasal dari laporan Bitquery per 21 Oktober 2026 dan liputan media independen atasnya. Status operator dan motif belum terverifikasi.

SoliusXBT

Crypto enthusiast dan pemburu memecoin. Suka bedah narasi, ngulik token micin, dan menerjemahkan gonjang-ganjing pasar ke bahasa yang gampang dipahami.

2 Komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *